Waktu :: Telp 0274 6469012 Email iiqannur@gmail.com
Info Terbaru
Selasa, 25 Jan 2022
  • Selamat Datang di Official Website IIQ An Nur Yogyakarta | Qur'anic University
22 Mei 2018

Mahasiswa Delegasi IIQ An Nur Ngabuburit Bersama Aguk Irawan MN dan Kiai Koeswaidi Syafi’i

Selasa, 22 Mei 2018 Kategori : Berita

Senin, (21/5) Pesantren Kreatif Baitul Kilmah mengadakan acara ngabuburit dengan diskusi umum. Acara ini dilaksanakan di Baitul Kilmah II (Paten, Sewon, Bantul). Diskusi dimulai sejak pukul 16.30 dan dihadiri oleh puluhan peserta, diantaranya adalah mahasiswa IIQ An Nur Yogyakarta. Menariknya sang penulis fenomena Aguk Irawan MN, sebagai Pengasuh dari Pesantren Kreatif Baitul Kilmah turut hadir dalam diskusi ini.

Narasumber yang hadir pada kesempatan kali ini adalah Kiai Koeswaidi Syafi’i. Beliau adalah pengasuh PP Maulana Rumi. Sedang tema yang diangkat adalah “Puisi, Musik, dan Sufi”. Menurut narasumber tema ini kurang tepat, yang benar adalah “Sufi, Musik, dan Puisi”.

“Kalau tadi disebut puisi, musik, dan sufi, saya akan membaliknya menjadi sufi, musik, dan puisi. Karena induk dari ketiga poin ini adalah sufi. Kemudian pengaruhnya terhadap para audien, musik lebih kuat dibanding puisi. Karya seni yang paling berpengaruh itu musik, setelah itu puisi,” tutur Kiai Koeswaidi.

Kegiatan ini adalah salah satu agenda yang sudah dilaksanakan sejak dulu dan sudah menjadi budaya setiap kali bulan ramadan tiba. Ini merupakan inisiatif dari Pengasuh Pesantren Kreatif Baitul Kilmah. Dengan maksud agar mendapat barokah dari orang-orang yang berilmu.

“Iya sudah jadi budaya, tentunya yang punya inisiatif adalah Pak Aguk. Beliaukan nahkodanya,” ujar Rozaq, selaku panitia acara.

“Kalau dulu tidak seberapa dipublikasikan. Tujuannya ya, ngalap berkah dari orang-orang yang berilmu, itu kata Pak Aguk,” tambahnya.

Acara  yang selesai pada pukul 17.34 ini tidak hanya sekedar kajian saja, tetapi diakhiri dengan buka bersama. (Diah, Harokati)

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Komentar

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Instagram