Kabar mengembirakan datang dari diktis Kemenag RI. Sejumlah dosen IIQ An-Nur Yogyakarta mendapatkan dana hibah ratusan juta untuk kegiatan riset dan pengabdian masyarakat di tahun 2021.

Prestasi yang membanggakan ini didapat setelah proposal dosen IIQ An-Nur berkompetisi dengan ribuan proposal dosen dari berbagai perguruan Tinggi Negeri dan swasta di lingkungan Diktis Kemenag RI.

Ada lima kluster penelitian yang didapatkan para dosen IIQ An-Nur Yogyakarta.

  1. Kluster Penelitian Pembinaan/Kapasitas. 1) Rohmat Dwi dengan judul Proposal Tindakan Kolektif Kalangan Millenial dalam Merawat Warisan Islam Nusantara Melalui Bingkai Budaya Pop (Analisis Semiotik Kaos-kaos Bertuliskan Arab Pegon). 2). Samsudin dengan judul penelitian Sinergitas Pesantren, Polri dan TNI dalam Menjaga NKRI (Studi atas Gerakan Pesantren Padang Jagad Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta).
  2. Kluster Penelitian Dasar Interdisipliner. Arif Nuh Safri dan Arief Kurniawan  dengan judul Proposal Dekonstruksi Makna Keluarga bagi Kaum Minoritas (Studi atas Makna Pasangan Hidup dan Anak di Kalangan Transgender di Yogyakarta)
  3. Kluster Penelitian Afirmasi Program Pascasarjana. Ahmad Sihabul Millah, dengan judul Proposal Green Islam sebagai Counter Discourse dalam Mempromosikan Gaya Hidup Ramah Lingkungan (Studi di Pesantren ath Thariq Garut Jawa Barat).
  4. Kluster Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Riset Unggulan Nasional. Nur Aini, dengan judul proposal Peningkatan Kemandirian Wirausaha bagi Santri Lintang Songo Bantul Melalui Produksi Kaos Bertuliskan Aksara Arab Pegon Sebagai Wujud Pelestarian Warisan Islam Nusantara
  5. Kluster Penelitian Dasar Pengembangan Pendidikan Tinggi. 1). Lina dan Ali Mustaqim, dengan judul proposal Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Inggris Berbasis Android untuk Mahasiswa Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI). 2)Munjahid dan Heri Kuswanto, dengan judul proposal Model Madrasah Alquran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) (Studi Kasus Madrasah Al-qur’an “al-Fajr” Putra di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Yogyakarta). 3). Khoirul Imam dengan judul proposal Muslimah Pejuang Lingkungan: (Studi Jaringan Sosial Perempuan Nahdliyin dalam Gerakan Jihad Pelestarian Lingkungan di Indonesia)

Menurut Rektor IIQ Anur Yogyakarta, Dr. Ahmad Sihabul Millah, MA, yang juga pernah menyabet penghargaan bergengsi sebagai peneliti terbaik Nasional 2019, prestasi dalam mendapatkan dana hibah penelitian dan pengabdian masyarakat tersebut harus menjadi tradisi tahunan bagi sivitas akademik di IIQ Anur Yogyakarta. Bahkan kalau bisa setiap tahun jumlahanya terus meningkat. Dengan cara ini, para dosen mampu menghasilkan karya-karya riset yang berkualitas dan mampu berkontrubusi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan.