Ade Kenalkan FoSSEI pada Peserta Diklat Ekonomi Islam

Bantul, 11 November 2018 Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Nahdlotul Muqtasyid Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) mengadakan Diklat Ekonomi Islam dengan pembicara Dede Irawan Sunardi selaku Koordinator FoSSEI Regional Yogyakarta. Dede Irawan Sunardi atau yang sering disapa Ade memaparkan salah satu materi yakni tentang awal berdirinya FoSSEI.
“Pada tanggal 11-13 MEI 2000 diadakan Kongres Kelompok Studi Islam (KoKaSEI) pertama di Universitas Diponegoro Semarang, bertempatan di Balai Latihan Koperasi (BALATKOP Semarang),” jelas Ade di Auditorium IIQ An Nur.

“Pertemuan ini dihadiri oleh 70 Universitas yang ada di Indonesia dan berdasarkan aspirasi peserta nama KoKaSEI diganti menjadi Munas KSEI (Musyawarah Nasional Kelompok Studi Ekonomi Islam) dan hasil Munas KSEI menghasilkan kesepakatan dan dideklarasikannya wadah bersama bernama FoSSEI (Forum Silaturahmi Studi Ekonomi Islam) pada tangal 13 MEI 2000 dan juga dihasilkan badan pekerja untuk menyelengarakan Munas FoSSEI,” ujarnya lagi dihadapan 18 peserta diklat.
“FoSSEI bukanlah organisasi tersendiri di atas KSEI, namun adalah wadah yang menghimpun semua KSEI (Kelompok Studi Ekonomi Islam) se-Indonesia, agar pergerakan ekonomi Islam dapat berjalan dengan sejalan dan satu visi dan KSEI (Kelompok Studi Ekonomi Islam) merupakan istilah terhadap komunitas kajian ekonomi Syariah yang tergabung dalam FoSSEI,” ujarnya kembali.
Ade juga menambahkan tujuan dan fungsi dari dibentuknya FoSSEI.
“FoSSEI sendiri memiliki tujuan terwujudnya wahana aktualisasi diri secara kolektif sebagai wujud peranan mahasiswa dalam pengembangan wacana ekonomi Islam dalam tataran teori dan aplikasi dan agar tercapainya komunitas yang efektif antar mahasiswa yang peduli dalam pengembangan dan pengkajian ekonomi Islam,” kata Ade.
“Fungsi dari FoSSEI itu sebagai komunikasi dan silahturahim antar Kelompok Studi Ekonomi Islam dan sebagai wahana pengabdian kepada agama, bangsa dan negara,” tandasnya. (Mualimin)