Qowim Ingatkan Para Peserta PJTD untuk Terus Menulis dan Menjaga Eksistensi Buletin Harokati

Tim Buletin Harokati yang berada di bawah naungan Pengurus Komisariat IIQ An-Nur Yogyakarta menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD), Harokati Menulis Jilid II, Ahad (13/5). Tema yang diusung yaitu “Sang Jurnalis Dakwah”. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci dengan mengambil hikmah dari sosok peretas peradaban Islam.

Dalam kesempatan kali ini, Tim Buletin Harokati menghadirkan dua narasumber dari pihak Majalah Bangkit. Beliau adalah Fatkhul Anas, S. Pd. I. (Pimred bangkitmedia.com) dan Nur Rokhim, S. Hum (Redaktur Majalah Bangkit dan Peneliti LPTI PM). Kegiatan ini dimulai sejak pukul 09.45 dan dihadiri oleh 26 peserta, yang merupakan mahasiswa IIQ An-Nur dari berbagai jurusan.

Dalam sambutannya, Qowim Musthofa, M. Hum. (Pembimbing Tim Buletin Harokati), menyampaikan bahwa untuk menjadi seorang penulis itu butuh proses yang panjang. Seorang penulis butuh waktu bertahun-tahun agar menjadi hebat dan diakui karyanya. Sebelum menjadi hebat, seorang penulis perlu belajar dari kesalahan dan kegagalan terlebih dahulu.

“Oleh karenanya, jangan terburu-buru ingin menjadi penulis yang hebat dan diakui tulisannya,” tutur Qowim.

Tidak lupa, beliau juga mengingatkan agar Tim Buletin Harokati terus menulis, menulis, dan menulis. Selain itu, perlu juga untuk terus menjaga solidaritas dengan selalu menjaga komunikasi antar anggota. Dengan maksud agar Tim Buletin Harokati semakin dekat, baik secara struktural, kultural, maupun emosional. Selain menjaga komunikasi antar anggota, beliau juga mengingatkan agar terus menjalin tali silaturahim dengan para senior PMII.

Dari kegiatan ini, beliau berharap agar Tim Buletin Harokati yang sekarang tidak hanya terfokus pada eksistensi saat ini saja. Akan tetapi mereka juga perlu mengkader mahasiswa yang lain agar kaderisasi anggota Tim Buletin Harokati tidak mati.

“Jangan sampai semangat belajar kita hanya ketika saat ini saja, tetapi yang penting adalah untuk kedepannya,” tambah Qowim.

Acara tersebut dilanjutkan dengan kegiatan pelatihan dan berakhir pada pukul 16.00 WIB. (Fitri, Harokati)